TUGAS 3 PPL

 SOFTWARE ARCHITECTURE

                                                                                                                Nama    : Danno Denis Dhaifullah
                                                                                                                NRP      : 5025211027

Deskripsi Singkat

PT. Tunas Jaya Persada adalah perusahaan yang bergerak dalam penyewaan mobil dan jasa pengemudi. Saat ini, perusahaan menghadapi masalah lambatnya proses pengolahan data yang tidak terkendali, sering terjadi kesalahan pencatatan, kesalahan dalam perhitungan transaksi, dan keterlambatan dalam pembuatan laporan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sistem yang saat ini berjalan, merancang, serta mengimplementasikan aplikasi mobile untuk pengemudi berbasis Android di PT. Tunas Jaya Persada. 

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru, serta mengaplikasikan teori-teori yang ada ke dalam praktik perusahaan. Dengan penerapan aplikasi mobile ini, diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah pengolahan data, mengurangi kesalahan dalam pencatatan dan perhitungan transaksi, serta mempercepat pembuatan laporan, sehingga operasional perusahaan dapat berjalan lebih efisien dan efektif.

Arsitektur Sistem

  • Arsitektur Sub Sistem Web


          Berikut adalah deskripsi dari Gambar 1 mengenai arsitektur perangkat lunak pada platform web:
    1. Sub Sistem Web Admin: Bagian ini bertanggung jawab untuk mengajukan permintaan data melalui jaringan internet. Admin mengakses antarmuka web untuk meminta informasi yang diperlukan.
    2. Server Menerima Permintaan: Permintaan data yang diajukan oleh Admin diterima oleh server. Server bertindak sebagai penghubung antara antarmuka web Admin dan basis data.
    3. Pengambilan Data oleh Server: Setelah menerima permintaan, server kemudian mencari dan mengambil data yang diminta dari basis data. Proses ini melibatkan pencarian informasi yang relevan sesuai dengan permintaan spesifik yang diajukan oleh Admin.
    4. Respon dari Database: Basis data merespon permintaan server dengan menyediakan data yang diminta. Data ini kemudian dikirim kembali ke server untuk diproses lebih lanjut.
    5. Pengiriman Data ke Admin: Setelah server menerima data dari basis data, server kemudian mengirimkan data tersebut kembali ke antarmuka web Admin melalui jaringan internet. Admin kemudian dapat melihat dan menggunakan data yang telah diminta sesuai kebutuhan.
Arsitektur ini memastikan bahwa permintaan data yang diajukan oleh Admin diproses dengan efisien, dan informasi yang dibutuhkan dapat diakses dengan cepat dan akurat melalui platform web. Sistem ini dirancang untuk mendukung operasi yang lancar dan responsif, meminimalkan waktu tunggu dan mengurangi potensi kesalahan dalam pengolahan data.
  • Arsitektur Sub Sistem Mobile


          Berikut adalah deskripsi dari Gambar 2 mengenai arsitektur perangkat lunak pada platform                      mobile:

    1. Permintaan Data oleh Perangkat Mobile: Pengguna perangkat mobile mengajukan permintaan data ke server melalui jaringan internet. Permintaan ini dilakukan melalui aplikasi mobile yang digunakan oleh pengguna.
    2. Permintaan Melewati API: Permintaan data dari perangkat mobile diarahkan melalui Application Programming Interface (API). API bertindak sebagai jembatan yang memungkinkan komunikasi antara perangkat mobile dan server.
    3. Server Menerima Permintaan Data: Setelah melewati API, permintaan data diterima oleh server. Server siap memproses permintaan tersebut.
    4. Pengambilan Data oleh Server: Server kemudian mencari dan mengambil data yang diminta dari basis data. Proses ini melibatkan pengambilan informasi yang relevan sesuai dengan permintaan pengguna.
    5. Respon dari Database: Basis data merespon permintaan server dengan menyediakan data yang diminta. Data ini kemudian dikirim kembali ke server untuk diproses lebih lanjut.
    6. Data Dikonversi ke Format JSON: Setelah server menerima data dari basis data, data tersebut diubah ke dalam format JSON (JavaScript Object Notation). Format JSON dipilih karena ringan dan mudah diproses oleh aplikasi mobile.
    7. Pengembalian Data ke Perangkat Mobile: Data dalam format JSON kemudian dikembalikan ke perangkat mobile pengguna melalui API. Aplikasi mobile memproses data ini dan menampilkannya kepada pengguna sesuai kebutuhan.
Arsitektur ini memastikan bahwa permintaan data dari pengguna perangkat mobile diproses dengan cepat dan efisien. Melalui penggunaan API dan format JSON, data dapat diakses dan ditampilkan dengan mudah di aplikasi mobile, memberikan pengalaman pengguna yang responsif dan memuaskan. Sistem ini dirancang untuk mengoptimalkan komunikasi antara perangkat mobile dan server, sehingga informasi yang diperlukan pengguna dapat diakses dengan cepat dan akurat.
  • Arsitektur Sistem Keseluruhan


Analisis Kebutuhan Fungsional

  • Web
Analisis kebutuhan fungsional yang dibahas mencakup diagram konteks dan Data Flow Diagram (DFD) level 1. Diagram konteks perangkat lunak ditampilkan pada Gambar 4, sementara DFD level 1 ditunjukkan pada Gambar 5.

Diagram konteks memberikan gambaran umum tentang interaksi antara sistem perangkat lunak dengan entitas eksternal seperti pengguna, sistem lain, atau perangkat keras. Gambar 4 menampilkan hubungan dan aliran informasi antara sistem dan lingkungan eksternalnya, membantu dalam memahami batasan dan titik interaksi utama.

Data Flow Diagram (DFD) level 1, yang ditampilkan pada Gambar 5, menggambarkan detail lebih lanjut tentang proses internal dalam sistem. DFD level 1 menunjukkan bagaimana data mengalir antara proses-proses utama dalam sistem, serta bagaimana data disimpan dan diproses. Diagram ini membantu dalam memahami struktur internal sistem dan alur kerja yang lebih rinci, memfasilitasi analisis yang lebih mendalam tentang bagaimana sistem bekerja dan bagaimana kebutuhan fungsional dipenuhi.

Kedua diagram ini bersama-sama memberikan pandangan komprehensif tentang kebutuhan fungsional perangkat lunak, dari interaksi eksternal hingga proses internal, memastikan bahwa semua aspek penting dari sistem dipertimbangkan dan dianalisis secara menyeluruh.




  • Mobile
Analisis kebutuhan fungsional untuk platform mobile menggunakan use case diagram untuk menggambarkan berbagai fungsionalitas yang akan ada pada perangkat lunak yang akan dikembangkan.

Use case diagram adalah alat pemodelan yang digunakan untuk mengilustrasikan perilaku (behavior) dari perangkat lunak yang akan dibuat. Diagram ini menampilkan interaksi antara pengguna (aktor) dengan sistem, serta fungsi-fungsi utama yang dapat dilakukan oleh pengguna. Setiap use case merepresentasikan sebuah skenario di mana aktor berinteraksi dengan sistem untuk mencapai tujuan tertentu.

Dengan menggunakan use case diagram, pengembang dapat memperoleh pemahaman yang jelas tentang kebutuhan fungsional perangkat lunak, mengidentifikasi peran pengguna yang berbeda, serta menentukan bagaimana setiap pengguna berinteraksi dengan berbagai fungsi dalam sistem. Hal ini membantu dalam merancang antarmuka yang intuitif dan memastikan bahwa semua kebutuhan pengguna dipertimbangkan dalam proses pengembangan perangkat lunak.



Perancangan Data

Berikut akan disampaikan mengenai Entity Relationship Diagram (ERD) dari perangkat lunak yang dibangun. ERD tersebut dapat dilihat pada gambar 1. Sedangkan untuk skema relasi dapat dilihat pada gambar 2.

Comments

Popular posts from this blog

Tugas 11 PPB

Tugas 7 PPB

Tugas 8 PPB