ETS PPL

 Evaluasi Tengah Semester

Perancangan Perangkat Lunak


Nama : Danno Denis Dhaifullah
NRP   : 5025211027

1. Apakah perbedaan model analysis dengan model desain?


    Model Analisis:
  • Model analisis berfokus pada pemahaman dan pemecahan masalah.
  • Masalah atau situasi yang ada dipelajari, dianalisis, dan dipahami dengan baik.
  • Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi kebutuhan, masalah, dan tantangan yang ada.
  • Mencoba menjawab pertanyaan "apa yang harus dilakukan?" atau "apa masalahnya?"

    Model Desain:

  • Model desain berfokus pada merancang solusi untuk masalah yang telah diidentifikasi.
  • Ini adalah tahap solusi untuk mengatasi masalah yang ada dirancang secara detail.
  • Tujuannya adalah mengembangkan rencana untuk implementasi solusi.
  • Mencoba menjawab pertanyaan "bagaimana melakukan ini?" atau "apa solusinya?"

Model analisis menitikberatkan pada pemahaman masalah dan kebutuhan, sementara model desain menitikberatkan pada pengembangan solusi atau strategi untuk memecahkan masalah yang telah diidentifikasi. Keduanya saling terkait dan sering kali satu mempengaruhi yang lain. Misalnya, analisis yang mendalam dapat mengarah pada desain yang lebih baik, dan desain yang baik dapat memerlukan kembali analisis untuk memastikan bahwa solusinya sesuai dengan kebutuhan yang diidentifikasi.

2. Jelaskan output proses Desain Aplikasi?

  • Arsitektur sistem: Merincikan bagaimana komponen-komponen utama dalam sistem saling berinteraksi dan terhubung satu sama lain.
  • Desain basis data: Menggambarkan struktur database yang akan digunakan oleh sistem beserta dengan isi atau informasi yang akan disimpan di dalamnya.
  • Desain antarmuka pengguna: Menguraikan bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan sistem, termasuk tata letak, fungsi, dan elemen-elemen visual.
  • Teknologi yang digunakan: Mendeskripsikan bahasa pemrograman, kerangka kerja, dan platform yang akan dipakai untuk mengembangkan sistem.
  • Proses pengembangan: Menjabarkan langkah-langkah yang akan ditempuh dalam pembangunan dan pengujian sistem secara detail.


3. Visualisasikan Deskripsi dari aplikasi parkir berikut (Studi Kasus)



4. Buat HLD dan LLD dari rancangan desain aplikasi parkir (Studi Kasus)

    

High Level Design

  • Arsitektur Sistem:
- Arsitektur berbasis mikroservis dengan modul terpisah untuk manajemen tempat parkir, manajemen kendaraan, manajemen pengguna, dan pelaporan. - Pengguna berinteraksi dengan aplikasi melalui antarmuka pengguna (UI) yang diakses melalui web dan aplikasi mobile. - Penggunaan basis data terdistribusi untuk meningkatkan ketersediaan dan skalabilitas.
  • Komponen Utama:
- User Interface (UI): Berisi tampilan yang menarik dan responsif untuk memudahkan pengguna mencari tempat parkir, pembayaran, dan manajemen akun pengguna. - Manajemen Tempat Parkir: Berfungsi untuk mengelola informasi tempat parkir, termasuk menambah, menghapus, dan memodifikasi tempat parkir serta menentukan tarif parkir. - Manajemen Kendaraan: Memproses pendaftaran kendaraan, menerbitkan tiket parkir, dan mengelola proses pembayaran. - Manajemen Pengguna: Mengelola informasi pengguna, otorisasi, dan autentikasi pengguna. - Pelaporan: Menghasilkan laporan yang informatif tentang pendapatan, penggunaan, dan pelanggaran parkir.
  • Skalabilitas dan Ketersediaan:
- Implementasi strategi penskalaan otomatis dan manajemen beban untuk menjaga ketersediaan dan kinerja sistem yang tinggi.
  • Keamanan:
- Penggunaan mekanisme enkripsi data, autentikasi multi-faktor, dan pembatasan akses untuk melindungi data pengguna dan transaksi.

Low Level Design

  • User Interface (UI):
- Penggunaan teknologi modern seperti ReactJS untuk membangun antarmuka pengguna yang responsif dan interaktif.
- Penerapan desain Material Design untuk konsistensi dan kejelasan.
  • Manajemen Tempat Parkir:
- Implementasi modul terpisah untuk menangani operasi CRUD (Create, Read, Update, Delete) pada tempat parkir.
- Penggunaan algoritma pencarian yang efisien untuk melacak ketersediaan tempat parkir secara real-time.
  • Manajemen Kendaraan:
- Merancang sistem antrian untuk memproses kendaraan yang masuk dan keluar dari area parkir.
- Penerapan logika bisnis untuk menghitung biaya parkir berdasarkan tarif yang ditentukan.
  • Manajemen Pengguna:
- Implementasi autentikasi JWT (JSON Web Token) untuk mengelola sesi pengguna. - Penerapan kontrol akses berbasis peran (role-based access control) untuk mengontrol hak akses pengguna.
  • Pelaporan:
- Desain struktur database yang efisien untuk menyimpan data laporan. - Penggunaan alat seperti Apache Kafka untuk mengumpulkan data secara real-time untuk analisis laporan.
  • Integrasi Eksternal:
- Merancang API yang bersifat terbuka untuk memfasilitasi integrasi dengan sistem kontrol akses dan sistem pembayaran elektronik.
- Penerapan mekanisme async untuk mengelola komunikasi antara aplikasi dan sistem eksternal.


5. Gambarkan Arsitektur dari Aplikasi Parkir yang akan dibangun (Studi Kasus)
6. Dokumentasikan dan Demokan dalam Video Youtube dari rancangan aplikasi yang telah dibangun 


Comments

Popular posts from this blog

Tugas 11 PPB

Tugas 7 PPB

Tugas 8 PPB